Cuci Hidung Ini Bukan Metode Terbaru, Bisa Atasi Sejumlah Penyakit Pernapasan

May 09, 2018 BY Admin

Taukah Anda dengan istilah cuci hidung? Mungkin istilah tersebut tak pernah melintas di telinga Anda sebelumnya. Selama ini orang hanya beranggapan mencuci organ tubuh yang kasat mata saja, misalnya mencuci tangan dan kaki, dibanding dengan organ hidung.

Dilansir dari situs KlikDokter, sebenarnya mencuci hidung merupakan kebiasaan yang baik yang sejatinya dilakukan oleh tiap individu setiap harinya.

Dalam menjalaninya, sebagaiknya Anda memperhatikan dulu instruksi yang berlaku sebab sejumlah peralatannya bisa ANda dapatkan di apoteker terdekat.

Salah satu tujuan cuci hidung tersebut supaya sistem pertahanan hidung tak terganggu. Sehingga mengurangi terjadinya hidung tersumbat dan bersin-bersin. Sebab, Hidung memiliki sistem pertahanan terhadap virus, bakteri, jamur, atau partikel berbahaya yang terhirup bersama udara, yang disebut dengan sistem transpor mukosilier.

Cuci hidung sendiri bukanlah metode yang terbaru. Perawatan kesehatan ini termasuk pengobatan tradisional untuk menjaga kesehatan saluran napas atas, yang diadopsi dari pengobatan Barat pada abad ke-19.

KlikDokter menyebutkan, cuci hidung dapat dilakukan dengan menyemprotkan cairan steril (biasanya NaCl 0,9 persen) ke dalam lubang hidung.

Adapun manfaat yang ditawarkan ketika Anda mencuci hidung, di antaranya, pertama, dapat membersihkan dari debu, polusi dan partikel berbahaya lainnya yang terhirup oleh hidung. Kedua, mengencerkan lendir yang kental. Ketiga, dapat membersihkan dari mediator penyebab radang sehingga mengurangi gejala alergi dan selesma. Manfaat lainnya yakni menjaga kelembapan rongga hidung, mencegah berkumpulnya bakteri, serta memperbaiki fungsi mukosilia di dalam hidung. Dan yang terakhir, mengurangi pembengkakan akibat radang.

Sementara itu, penyakit yang dapat Anda cegah dan obati dari pencucian hidung itu seperti selesma, rhinosinusitis, maupun rhinitis alergi.


;