Donald Trump Kerucutkan Opsi 2 Tempat untuk Pertemuannya dengan Kim Jong-un

April 29, 2018 BY Nur AK

Usai terlaksananya pertemuan antara Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un dengan Pemimpin Korea Selatan, Moon Jae-in pada Jumat (27/4/2018) di wilayah perbatasan Korut dan Korsel.

Baru-baru ini, Stasiun televisi CBS, Minggu (29/4/2018) melaporkan bahwa sumber dari pemerintahan Amerika mengatakan Presiden Donald Trump dan Kim Jong-un disebut-sebut akan mengadakan pertemuan dengan lokasi yang telah dipertimbangkan yakni Mongolia dan Singapura.

Bahkan, Donald Trump sendiri juga telah memberikan konfirmasi terkait pertemuannya dengan Kim yang pemilihan tempatnya mengerucut menjadi dua opsi.

"Saya akan bertemu Kim Jong-un dalam beberapa minggu mendatang, kami menantikan pertemuan itu," tutur Donald Trump, saat konferensi pers dengan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Trump menambahkan, meski tempatnya bukan di AS ataupun di Korut, namun kedua pemimpin yang berasal dari AS dan Korut itu adalah tuan rumahnya.

"Kami berujung pada dua negara sebagai tuan rumah, dan kami akan memberitahukan Anda nanti," tegasnya.

Berbagai spekulasi yang mengatakan bahwa ia telah bertemu dengan Kim, ia tolak. Ia hanya memberikan klarifikasi jika dirinya dan Kim memiliki hubungan kerja yang baik.

"Saya tidak ingin mengomentari soal itu, tapi kami punya hubungan kerja yang baik. Kami sedang mengatur pertemuan. Hal-hal telah berubah secara drastis sejak beberapa bulan lalu.," tutur Trump.

Sepertinya ketakutan dunia akan perang Korut dan AS semakin pudar seiring berjalannya waktu. Tampaknya kedua negara tersebut akan membaur, mengadakan kerja sama yang baik, dan bukan lagi pertikaian antara dua negara.

Namun, yang masih menjadi pertanyaan, mengapa pertemuan Trump dan Kim tidak diselenggarakan di salah satu negera, AS atau Korut? Hal ini sebenarnya yang masih menjadi bahan pertanyaan masyarakat di dunia.


;